Rabu, 05 November 2014

Zat Aditif

Semangat pagi..!Kali ini Lala akan ngepost tantang Zat Aditif agar kalian berfikir 7kali untuk jajan sembarangan! Simak tentang zat aditif berikut ini!!





A. ZAT PENGAWET

Contoh Zat Pengawet adalah sebagai berikut :



(hayoloh yang suka makan mie instan dikurangi yah!)






Bahaya mie instan.







Dalam proses pembuatan , mie instan yang mempunyai bentuk sangat panjang dilipat, digoreng, dan dikeringkan dengan oven panas . nah dalam proses penggorengan ini mie akan mengandung lemak. Mie instan memang bahan bakunya adalah tepung , tapi dalam proses pembuatannya juga ditambahkan dengan minyak sayur , garam , natrium polifosfat ( pengemulsi, penstabil , dan pengental ) , natrium karbonat dan kalium karbonat ( keduanya pengatur keasaman ) , tartrazine ( pewarna kuning).



Kadang natrium polifosfat dicampur guar gum . bahan lain misalnya karamel , hidrolisat protein , nabati , ribotide , zat besi dan asam malat yang fungsinya tidak jelas. Selain minyak sayur , adapula food additive , yaitu bahan bahan kimia yang ditambahkan kedalam proses pengolahan makanan, dengan tujuan agar makanan tersebut memiliki sifat sifat tertentu .



Bumbu mie , misalnya garam , gula , cabe merah , bawang putih , bawang merah , saos tomat , kecap



vetsin (MSG) serta bahan cita rasa (rasa ayam, rasa udang, rasa sapi) juga banyak menggunakan additive. Belum lagi stirofoam dalam mie cangkir, yang dicurigai bisa menyebabkan kanker.







untuk ibu hamil, resiko kesehatan akibat dari additive mungkin tidak langsung kelihatan, tapi menurut Arlene Eisenberg, dalam buku What to Eat When You’re Expecting, ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang banyak mengandung additive. Bagi balita, bahan-bahan yang sebenarnya tak dibutuhkan tubuh ini juga bisa memperlambat kerja organ-organ pencernaan.







kandungan utama yang lain dari mie adalah karbohidrat kemudian ada protein tepung (gluten), dan lemak, baik yang dari mie nya sendiri maupun minyak sayur dalam sachet. Jika dilihat komposisi gizinya, mie memang tinggi kalori, tapi kurang zat-zat gizi penting lain seperti vitamin, mineral dan serat.







jika anda ingin mie anda bergizi lengkap, perlu ditambahkan sayuran seperti kol, sawi, tomat, brokoli, wortel, atau kecambah, tambahkan juga baso, udang , telor, sosis atau kornet. Bahan-bahan tambahan tadi tinggal dimasukkan saat anda merebus mie, yang perlu diingat, sebaiknya hindari konsumsi mie instant setiap hari.







B. ZAT PEWARNA

Contoh produk makanan yang mengandung zat pewarna adalah sebagai berikut :

Okky Jelly Drink

(minuman ini emang bikin kita ngiler,tapi ingat tentang zat pewarnanya)



Nyaris 1 juta dolar AS uang riset digelontorkan, sementara lebih dari 1.900 ekor tikus dilibatkan. European Ramazzini Foundation on Oncology and Enviromental, lembaga riset terkemuka di Italia itu, ingin membuktikan, apakah betul Aspartam sejenis pemanis buatan itu berbahaya bagi kesehatan.

Ramazzini tidak keliru. Bahkan, fakta yang mereka kantongi jauh lebih lebih mengerikan ratusan tikus telah siap menunggu ajal. Aspartam, pemanis nonkalori yang memiliki tingkat kemanisan 200 kali gula itu, membikin tikus-tikus tadi langsung dihajar kanker mematikan. Riset yang digelar pertengahan 2005 lalu itu membuat Uni Eropa kian yakin dengan keputusan mereka melarang penggunaan pemanis buatan pada produk makanan. Jajanan anak-anak, terutama. Jepang, Malaysia, Brunei, Vietnam, langsung mengekor langkah Uni Eropa. Mereka haramkan pula Siklamat, jenis pemanis buatan yang diduga dapat memicu kanker. Bagaimana Indonesia?

(Di super market bejibun coy)




Zat aditif seperti pengawet, pewarna, garam dan gula tidak baik bagi kesehatan.



1. Keripik
Makanan ringan ini sering dikonsumsi saat menonton TV atau saat sibuk bekerja. Selain mengandung banyak garam, makanan ini juga mengandung bahan-bahan yang secara genetik dimodifikasi dan aditif.

2. Yogurt
Anda benar-benar dapat membuat yoghurt sendiri di rumah. Selain lebih efisien, yogurt buatan sendiri sangat baik untuk kesehatan. Namun, tidak demikian dengan yogurt dalam kemasan yang sudah ditambah gula.

3. Mayones dan Saus Salad
Anda sering menambahkan mayones atau saus salad dalam makanan seperti hamburger atau salad. Ingat, makanan kemasan mengandung banyak pengawet atau kadar natrium yang tinggi. Bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih, dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama kesehatan jantung.

4. Minuman Soda
Meski masih menjadi perdebatan, banyak orang percaya bahwa minuman soda adalah penyebab di balik peningkatan kasus obesitas di seluruh dunia. Jadi, Anda harus mengurangi konsumsi minuman ini

(kalo kata guru fisika disekolah minuman bersoda kadar kemanisannya 400x lebih manis daripada gula,kebayang kan gimana kalo kita mengkonsumsinya tiap hari?)






DAMPAK ZAT PEWARNA MAKANAN

Makanan olahan seperti kue, permen, minuman suplemen, dan es krim cenderung mengandung kadar pewarna tambahan (aditif) yang tinggi.



Berikut adalah beberapa jenis pewarna buatan yang populer dan efek samping yang ditimbulkan:



1. Tartrazine (E102 atau Yellow 5)



Tartrazine adalah pewarna kuning yang banyak digunakan dalam makanan dan obat-obatan. Selain berpotensi meningkatkan hiperaktivitas anak, pada sekitar 1- 10 dari sepuluh ribu orang , tartrazine menimbulkan efek samping langsung seperti urtikaria (ruam kulit), rinitis (hidung meler), asma, purpura (kulit lebam) dan anafilaksis sistemik (shock). Intoleransi ini tampaknya lebih umum pada penderita asma atau orang yang sensitif terhadap aspirin.



2. Sunset Yellow (E110, Orange Yellow S atau Yellow 6)



Sunset Yellow adalah pewarna yang dapat ditemukan dalam makanan seperti jus jeruk, es krim, ikan kalengan, keju, jeli, minuman soda dan banyak obat-obatan. Untuk sekelompok kecil individu, konsumsi pewarna aditif ini dapat menimbulkan urtikaria, rinitis, alergi, hiperaktivitas, sakit perut, mual, dan muntah.



Dalam beberapa penelitian ilmiah, zat ini telah dihubungkan dengan peningkatan kejadian tumor pada hewan dan kerusakan kromosom, namun kadar konsumsi zat ini dalam studi tersebut jauh lebih tinggi dari yang dikonsumsi manusia. Kajian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak menemukan bukti insiden tumor meningkat baik dalam jangka pendek dan jangka panjang karena konsumsi Sunset Yellow.





3. Ponceau 4R (E124 atau SX Purple)



Ponceau 4R adalah pewarna merah hati yang digunakan dalam berbagai produk, termasuk selai, kue, agar-agar dan minuman ringan. Selain berpotensi memicu hiperaktivitas pada anak, Ponceau 4R dianggap karsinogenik (penyebab kanker) di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Norwegia, dan Finlandia. US Food and Drug Administration (FDA) sejak tahun 2000 telah menyita permen dan makanan buatan Cina yang mengandung Ponceau 4R. Pewarna aditif ini juga dapat meningkatkan serapan aluminium sehingga melebihi batas toleransi.



4. Allura Red (E129)



Allura Red adalah pewarna sintetis merah jingga yang banyak digunakan pada permen dan minuman. Allura Red sudah dilarang di banyak negara lain, termasuk Belgia, Perancis, Jerman, Swedia, Austria dan Norwegia.



Sebuah studi menunjukkan bahwa reaksi hipersensitivitas terjadi pada 15% orang yang mengkonsumsi Allura Red. Dalam studi itu, 52 peserta yang telah menderita gatal-gatal atau ruam kulit selama empat minggu atau lebih diikutkan dalam program diet yang sama sekali tidak mengandung Allura Red dan makanan lain yang diketahui dapat menyebabkan ruam atau gatal-gatal. Setelah tiga minggu tidak ada gejala, para peserta kembali diberi makanan yang mengandung Allura Red dan dimonitor. Dari pengujian itu, 15% kembali menunjukkan gejala ruam atau gatal-gatal.



5. Quinoline Yellow (E104)



Pewarna makanan kuning ini digunakan dalam produk seperti es krim dan minuman energi. Zat ini sudah dilarang di banyak negara termasuk Australia, Amerika, Jepang dan Norwegia karena dianggap meningkatkan risiko hiperaktivitas dan serangan asma.



TUNGGU POSTINGAN SELANJUTNYA! SEMOGA BERMANFAAT :D